Kotoran Manusia Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Dibuang Ke Parit Resahkan Warga Sekitar, Kepala Kanwil Ditjen PAS Riau Langsung Ingatkan Kalapas

Wartakontras.com – Kotoran manusia yang dibuang ke Parit oleh Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi dikeluhkan warga sekitar bau menyengat. Persoalan terjadi semenjak Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bagansiapiapi dijabat Asih Widodo yang dilantik, Selasa (11/2/2025) lalu oleh Kepala Kanwil Ditjen PAS Riau, Maizar.
Setelah Berita Kotoran manusia yang dibuang ke Parit tersebut Viral, Kepala Kanwil Ditjen PAS Riau, Maizar langsung mengingatkan Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi untuk segera mengatasi persoalan sosial yang terjadi yang akibat kotoran manusia dibuang ke Parit oleh Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi.
Kepala Kanwil Ditjen PAS Riau, Maizar langsung mengingatkan Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Senin (9/7/2025) di hadapan Tim Media Delikhukrim.com dan Wartakontras.com yang memviralkan berita keluhan warga Terkait persoalan kotoran manusia yang dibuang ke Parit oleh Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi.
“Saya sudah agar diatasi segera. Kalau biasanya seminggu sekali tidak ada lagi. Sekarang kalau bisa satu dalam dua hari sekali itu dibersihkan sehingga masyarakat sekitar tidak terganggu lagi, ” tegas Kepala Kanwil Ditjen PAS Riau, Maizar.
“Siap itulah Jawaban Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi. Kita lihat saja tindaklanjutnya dalam seminggu ini, ” tegas Kepala Kanwil Ditjen PAS Riau, Maizar lagi.
Semenjak Asih Widodo menjabat Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi persoalan terjadi, apalagi tidak tidak adagotong royong Pembersihan Parit dilakukan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi.
Menjijikkan, Begitulah dampak hal yang dilakukan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi yang membuang kotoran manusia ke Parit bukan ke Safety Tank Khusus untuk kotoran manusia.
Bayangkan saja, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi yang berada di Jalan dr Pratomo Bagansiapiapi merupakan Lapas terpadat Se Indonesia membuang kotoran ke parit.
Al hasil, masyarakat sekitar Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi mengeluhkan bau busuk menyengat kotoran manusia yang dibuang Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi.
Apalagi, tidak adanya Gotong royong yang dilakukan semenjak Kalapas Kelas IIA Bagansiapiapi yang baru. Karena, biasanya dibawah pimpinan Kalapas yang lama tiap minggu Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi rutin melakukan Gotong royong membersihkan Parit tempat mereka membuang kotoran manusia tersebut.
Lapas kelas II A Bagansiapiapi melalui Humas Mismin Handoko SH membenarkan pihaknya membuang kotoran manusia ke Parit pembuangan limbah yang berada di sekitar Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi. Kendati, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi sudah menimbulkan permasalahan sosial akibat melakukan Pembuangan Kotoran Manusia ke Parit. Namun, Lapas Kelas IIA malah menanggapi santai saat dikonfirmasi, Senin (7/7/2025).
“Ya mau bagaimana lagi kami tak ada lokasi untuk tempat pembuangan. Kecuali besok sudah pindah tempat baru. Disini udah tak layak lagi, lokasi dan jumlah warga binaan sudah tak memadai,” dalih Mismin Handoko SH Humas Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi.
Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi membuang kotoran manusia ke Parit diperkuat dengan bentuk air limbah yang mengendap menyerupai kotoran manusia. Jarak lembaga permasyarakatan terpadat di Indonesia ini memang sangat dekat dengan permukiman masyarakat dan terletak di satu jalan yang tak jauh dari pusat kota Bagansiapiapi.

“Bau nya busuk kali. Kalau dulu, mereka rajin gotong royong. Tapi setelah ganti pimpinan, mereka jarang nampak membersihkan lingkungan didepan lapas,” sebut warga disekitar lapas.
Warga sekitar Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi sangat menyayangkan jika benar bau busuk tersebut merupakan kotoran manusia. Karena hal ini tentunya akan berdampak pada kesehatan warga sekitar.

“Apalagi kita di Bagansiapiapi ini masih menggunakan air sumur untuk mandi, jika benar itu kotoran manusia, sangat tidak pantas rasanya di buang ke parit yang ada di depan rumah warga. Jika terjadi masalah dikemudian hari, misalnya penyakit kulit dan lainnya siapa yang mau bertanggung jawab?” tegasnya.
Warga sekitar Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berharap permasalahan ini cepat di tanggani seluruh pihak terkait. ***(Tim).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *