Wartakontras.com, Riau – Terekam kamera wartawan dua unit mobil Colt Diesel tengah terparkir pinggir jalan Baru Bakal, Desa Tualang Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.
Truk terlihat parkir di halaman warung makan, supir mengakui angkut Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegaljenis Solar dari Jambi milik Nuri Silalahi ujung Tanjung Kabupaten Rohil. Ada yang menggunakan nomor polisi dan ada yang tidak menggunakan nopol ketika ditemukan. Yang menggunakan nopol truk Colt Diesel B 9045 OU.
Menurut informasi, tempat tersebut sering menjadi tempat persinggahan istirahatnya para supir mobil truk diduga kuat mengangkut BBM Ilegal berasal dari Palembang dan Jambi yang akan diantar ke beberapa tempat lokasi gudang di wilayah Riau.

Berdasarkan informasi dari salah satu supir tengah duduk di sebelah warung makan diakui supir mengatakan, truk mereka mengangkut Solar dari Palembang.
“Minyak dari Palembang mau diantar ke Ujung Tanjung, punya Nuri Silalahi, ” terangnya.
Disinggung berapa kali sekali mengantar ke Nuri Silalahi diakuinya supir, durasinya hasil illegal drilling ini melintas tiga sampai empat kali sehari karena untuk memenuhi kebutuhan penerima di Riau.
“Mobil dari Jambi bukan ini saja tapi banyak ke tempat dia, mau seminggu tiga sampai empat kali, rata-rata minyak solar, bensin pun ada lah, tapi bukan mobil box aja,” ungkap salah satu supir
Menanggapi ini, Kapolres Siak, AKBP Asep Sujarwadi S.I.K menegaskan, pihaknya akan meninfaklanjuti informasi tersebut.
“Terimakasih informasinya,” ujar Kapolres Siak.
Diketahui jalur Lintas Timur aksinya diduga kuat para angkutan Mafia BBM ilegal yang didapat dari hasil aktivitas Ilegal Drilling yang berasal dari Palembang dan Jambi
Berdasarkan informasi dari Sopir BBM ilegal menyebut Nuri Silalahi sebagai Cukong Mafia BBM Ilegal Drilling diduga kuat akan dipasarkan produk oplosan BBM ilegal untuk dijadikan BBM Solar Industri untuk kebutuhan berbagai perusahaan perkebunan di wilayah Provinsi Riau.***(Tim).





