Wartakontras.com, Kampar Sungguh Memalukan, seorang oknum guru SMA di Pekanbaru disebut memiliki Warung remang-remang di jalan Kubang Raya, Desa teluk kenidai dan Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kampar,
Kepala Desa Teluk Kenidai dan kades Kualu hampir setiap hari lalu lalang didepan warung remang-remang tersebut, mustahil ia tidak mengetahui keberadaan warung remang-remang di wilayah Desanya.
Informasi yang di peroleh dari warga setempat, ada empat warung remang remang milik oknum guru SMA tersebut, meskipun sudah di sampaikan ke pihak kecamatan Tambang namun Sampai saat ini belum ada tindakan penggusuran, seolah -olah pihak kecamatan Tambang tak berdaya mengatasi keluhan masyarakat terkait penyakit masyarakat (pekat) tersebut.
Keberadaan warung remang-remang ini bukan hanya meresahkan masyarakat saja, bahkan bangunannya diatas DMJ, (Daerah milik jalan) , sehingga didaerah tersebut rawan kecelakaan ketika malam hari, hal ini dikarenakan pengunjung memarkirkan kendaraannya di DMJ jalan Kubang Raya.
Masyarakat yang tinggal berdekatan dengan warung remang remang tersebut minta pihak Pemda Kampar menutup warung remang remang tersebut secara permanen, jika tidak direspon masyarakat akan menertibkan dengan caranya sendiri
Ironisnya warung remang remang tersebut sudah pernah dibakar masyarakat lantaran tidak ada tindakan dari Pemda Kampar.
Untuk diketahui, warung remang yang saat ini beroperasi di jalan Kubang Raya adalah warung remang remang yang sudah digusur di kecamatan Siak hulu kabupaten Kampar.
Keberadaan warung remang-remang tersebut sangat meresahkan masyarakat, pasalnya, setiap malam warung tersebut dilengkapi musik karaoke bersama cewek berpakaian seksi dan menyediakan Minuman beralkohol Soju anggur merah bir dan yang lainnya.
Salah seorang tokoh masyarakat desa Kualu Marlinus (60) Tahun yang rumahnya tidak jauh dari warung tersebut kepada awak media menjelaskan bahwa dirinya sudah sangat resah dengan aktivitas warung tersebut,di karenakan dengan suara musik yang kuat tambah lagi wanita yang berjoget joget bahkan kalau sudah tengah malam seolah menjajakan dirinya di pinggir jalan.***(Tim).
”Saya sudah sampaikan ke pihak desa Kualu, namun sampai detik ini belum ada actions dari Pemdes sendiri”ujar Marlinus singkat.
Sementara itu, Media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Guru yang pernah mengajar di SMA Swasta tempat pemilik Warung Remang Remang mengajar. Namun, sumber menyebutkan tidak tahu lagi di sekolah SMA mana nama yang disebutkan mengajar.
“Saya pernah dengar namanya dulu, tapi sekarang ngak tahu ngajar dimana. Saya ngak yakin kalau dia buka usaha itu, ” beber Sumber. ***(Tim).





