Pasca Atasi Masalah Bau Busuk Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, KPLP Sigit Tepis Isu Miring dan Siap Bersih-bersih Oknum Nakal

Wartakontras.com, Bagansiapiapi– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Sigit Pranomo, terus menjadi sasaran isu miring yang berusaha menodai kinerjanya. Berbagai tuduhan liar beredar, menyebutkan ia menyalahgunakan jabatan demi meraup keuntungan pribadi.

Namun, semua tuduhan itu terbukti kosong dan tak berdasar, karena fakta nyata di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

Sejak menjabat pada Juli 2025, Sigit langsung bekerja keras membenahi masalah yang sudah puluhan tahun membebani warga sekitar lapas. Masalah limbah kotoran yang selama ini dibuang sembarangan ke parit di depan pemukiman warga, yang menimbulkan bau busuk tak tertahankan dan mencemari air sumur warga, kini tuntas diatasi.

“Selama puluhan tahun kami menderita. Mau buka pintu rumah saja tak sanggup karena baunya yang menyengat, apalagi saat panas terik. Air sumur kami pun tercemar. Tapi sejak Sigit memimpin, semua itu hilang. Alhamdulillah, sekarang kami bisa hidup tenang,” tegas Yanti (42), warga yang rumahnya berjarak beberapa meter dari lapas, dengan nada penuh keyakinan.

Dahulu, masalah ini tak hanya mengganggu warga. Limbah yang dibuang juga mencemari lingkungan sekitar RSUD dr Pratomo Bagansiapiapi dan dapur MBG. Saat hujan, limbah itu ikut mengalir ke jalan dan menyebabkan banjir yang berbahaya bagi kesehatan. Upaya penyaringan dengan ijuk yang dilakukan sebelumnya ternyata tak memberikan solusi nyata.

Namun di bawah kepemimpinan Sigit, semua itu berubah. Pengelolaan limbah dijadikan prioritas utama. Ia rajin berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan membenahi sistem kerja antar pegawai lapas, sehingga masalah yang tak kunjung selesai selama puluhan tahun kini tuntas teratasi.

Di tengah prestasi nyata itu, muncul lagi tuduhan tak berdasar. Media online dan media sosial menuduh Sigit “main mata” dengan narapidana di kamar tahanan nomor 16 demi mendapatkan uang dalam jumlah besar.

Menanggapi hal itu, Sigit tak ragu memberikan jawaban tegas. “Tuduhan itu tidak benar dan hanya isu belaka. Saya sangat menyayangkan pemberitaan yang tak berdasar seperti itu. Di lapas ini, semua tahanan diperlakukan sama di mata hukum. Tak ada perlakuan istimewa untuk siapa pun,” ujarnya dengan nada tegas saat ditemui wartawan.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan. “Kalau memang ada oknum yang bermain di belakang dan melanggar aturan, saya akan tindak tegas tanpa pandang bulu. Saya akan laporkan ke Kalapas untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Sigit pun mengajak masyarakat dan pihak yang merasa mengetahui adanya pelanggaran untuk tidak hanya berbisik, tapi berani melaporkan dengan bukti yang jelas dan lengkap. “Jangan hanya menyebarkan isu tanpa bukti. Kalau ada data dan fakta, silakan sampaikan kepada kami. Kami siap menindak tegas siapa saja yang melanggar, tanpa terkecuali,” pungkasnya.***(Tim).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *